Tuesday, March 1, 2016

Pewarnaan Alam

Tulisan dibawah ini diambil dari sumber lain:


TEKNIK EKSPLORASI ZAT PEWARNA ALAM DARI TANAMAN DI SEKITAR KITA UNTUK PENCELUPAN BAHAN TEKSTIL By:noor fitrihana

Menurut sumber diperolehnya zat warna tekstil digolongkan menjadi 2 yaitu: pertama, Zat Pewarna Alam (ZPA) yaitu zat warna yang berasal dari bahan-bahan alam pada umumnya dari hasil ekstrak tumbuhan atau hewan. Kedua, Zat Pewarna Sintesis (ZPS) yaitu Zat warna buatan atau sintesis dibuat dengan reaksi kimia dengan bahan dasar ter arang batu bara atau minyak bumi yang merupakan hasil senyawa turunan hidrokarbon aromatik seperti benzena, naftalena dan antrasena. (Isminingsih, 1978).

Pada awalnya proses pewarnaan tekstil menggunakan zat warna alam. Namun, seiring kemajuan teknologi dengan ditemukannya zat warna sintetis untuk tekstil maka semakin terkikislah penggunaan zat warna alam. Keunggulan zat warna sintetis adalah lebih mudah diperoleh , ketersediaan warna terjamin, jenis warna bermacam macam, dan lebih praktis dalam penggunaannya Meskipun dewasa ini penggunaan zat warna alam telah tergeser oleh keberadaan zat warna sintesis namun penggunaan zat warna alam yang merupakan kekayaan budaya warisan nenek moyang masih tetap dijaga keberadaannya khususnya pada proses pembatikan dan perancangan busana. Rancangan busana maupun kain batik yang menggunakan zat warna alam memiliki nilai jual atau nilai ekonomi yang tinggi karena memiliki nilai seni dan warna khas, ramah lingkungan sehingga berkesan etnik dan eksklusif. Dalam tulisan ini akan dijelaskan teknik eksplorasi zat warna alam dari tanaman di sekitar kita sebagai upaya pemanfaatan kekayaan sumberdaya alam yang melimpah sebagai salah satu upaya pelestarian budaya.

A. Zat Warna Alam untuk Bahan Tekstil 

Zat warna alam untuk bahan tekstil pada umumnya diperoleh dari hasil ekstrak berbagai bagian tumbuhan seperti akar, kayu, daun, biji ataupun bunga. Pengrajin-pengrajin batik telah banyak mengenal tumbuhan-tumbuhan yang dapat mewarnai bahan tekstil beberapa diantaranya adalah : daun pohon nila (indofera), kulit pohon soga tingi (Ceriops candolleana arn), kayu tegeran (Cudraina javanensis), kunyit (Curcuma), teh (The), akar mengkudu (Morinda citrifelia), kulit soga jambal (Pelthophorum ferruginum), kesumba (Bixa orelana), daun jambu biji (Psidium guajava). (Sewan Susanto,1973).

Bahan tekstil yang diwarnai dengan zat warna alam adalah bahan-bahan yang berasal dari serat alam contohnya sutera,wol dan kapas (katun). Bahan-bahan dari serat sintetis seperti polyester , nilon dan lainnya tidak memiliki afinitas atau daya tarik terhadap zat warna alam sehingga bahan-bahan ini sulit terwarnai dengan zat warna alam. Bahan dari sutera pada umumnya memiliki afinitas paling bagus terhadap zat warna alam dibandingkan dengan bahan dari kapas. 

Salah satu kendala pewarnaan tekstil menggunakan zat warna alam adalah ketersediaan variasi warnanya sangat terbatas dan ketersediaan bahannya yang tidak siap pakai sehingga diperlukan proses-proses khusus untuk dapat dijadikan larutan pewarna tekstil. Oleh karena itu zat warna alam dianggap kurang praktis penggunaannya. Namun dibalik kekurangannya tersebut zat warna alam memiliki potensi pasar yang tinggi sebagai komoditas unggulan produk Indonesia memasuki pasar global dengan daya tarik pada karakteristik yang unik, etnik dan eksklusif. Untuk itu, sebagai upaya mengangkat kembali penggunaan zat warna alam untuk tekstil maka perlu dilakukan pengembangan zat warna alam dengan melakukan eksplorasi sumber- sumber zat warna alam dari potensi sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Eksplorasi ini dimaksudkan untuk mengetahui secara kualitatif warna yang dihasilkan oleh berbagai tanaman di sekitar kita untuk pencelupan tekstil. Dengan demikian hasilnya dapat semakin memperkaya jenis –jenis tanaman sumber pewarna alam sehingga ketersediaan zat warna alam selalu terjaga dan variasi warna yang dihasilkan semakin beragam. Eksplorasi zat warna alam ini bisa diawali dari memilih berbagai jenis tanaman yang ada di sekitar kita baik dari bagian daun, bunga, batang, kulit ataupun akar . Sebagai indikasi awal, tanaman yang kita pilih sebagai bahan pembuat zat pewarna alam adalah bagian tanaman –tanaman yang berwarna atau jika bagian tanaman itu digoreskan ke permukaan putih meninggalkan bekas/goresan berwarna. Pembuatan zat warna alam untuk pewarnaan bahan tekstil dapat dilakukan menggunakan teknologi dan peralatan sederhana. 

B. Eksplorasi Zat Warna Alam dan Teknik Pencelupannya

Menurut R.H.MJ. Lemmens dan N Wulijarni-Soetjipto (1999) sebagian besar warna dapat diperoleh dari produk tumbuhan, pada jaringan tumbuhan terdapat pigmen tumbuhan penimbul warna yang berbeda tergantung menurut struktur kimianya. Golongan pigmen tumbuhan dapat berbentuk klorofil, karotenoid, flovonoid dan kuinon. Untuk itu pigmen – pigmen alam tersebut perlu dieksplorasi dari jaringan atau organ tumbuhan dan dijadikan larutan zat warna alam untuk pencelupan bahan tekstil. Proses eksplorasi dilakukan dengan teknik ekstraksi dengan pelarut air.

Proses pembuatan larutan zat warna alam adalah proses untuk mengambil pigmen – pigmen penimbul warna yang berada di dalam tumbuhan baik terdapat pada daun, batang, buah, bunga, biji ataupun akar. Proses eksplorasi pengambilan pigmen zat warna alam disebut proses ekstraksi. Proses ektraksi ini dilakukan dengan merebus bahan dengan pelarut air. Bagian tumbuhan yang di ekstrak adalah bagian yang diindikasikan paling kuat/banyak memiliki pigmen warna misalnya bagian daun, batang, akar, kulit buah, biji ataupun buahnya. Untuk proses ekplorasi ini dibutuhkan bahan – sebagai berikut: 1). Kain katun (birkolin) dan sutera, 2) Ekstrak adalah bahan yang diambil dari bagian tanaman di sekitar kita yang ingin kita jadikan sumber pewarna alam seperti : daun pepaya, bunga sepatu, daun alpokat, kulit buah manggis, daun jati, kayu secang, biji makutodewo, daun ketela pohon, daun jambu biji ataupun jenis tanaman lainnya yang ingin kita eksplorasi 3) Bahan kimia yang digunakan adalah tunjung (FeSO4) , tawas, natrium karbonat/soda abu (Na2CO3) , kapur tohor (CaCO3), bahan ini dapat di dapatkan di toko-toko bahan kimia. Peralatan yang digunakan adalah timbangan, ember, panci, kompor, thermometer , pisau dan gunting. Proses ekplorasi dan pencelupan zat warna alam adalah sebagai berikut:

C. Proses Ekstraksi Zat Warna Alam 

Dalam melakukan proses ekstraksi/pembuatan larutan zat warna alam perlu disesuaikan dengan berat bahan yang hendak diproses sehingga jumlah larutan zat warna alam yang dihasilkan dapat mencukupi untuk mencelup bahan tekstil. Banyaknya larutan zat warna alam yang diperlukan tergantung pada jumlah bahan tekstil yang akan diproses. Perbandingan larutan zat warna dengan bahan tekstil yang biasa digunakan adalah 1: 30. Misalnya berat bahan tekstil yang diproses 100 gram maka kebutuhan larutan zat warna alam adalah 3 liter. Beikut iniadalah langkah-langkah proses ekstraksi untuk mengeksplorasi zat pewarna alam dalam skala laboratorium:

1. Potong menjadi ukuran kecil – kecil bagian tanaman yang diinginkan misalnya: daun, batang , kulit atau buah. Bahan dapat dikeringkan dulu maupun langsung diekstrak. Ambil potongan tersebut seberat 500 gr. 

2. Masukkan potongan-potongan tersebut ke dalam panci. Tambahkan air dengan perbandingan 1:10. Contohnya jika berat bahan yang diekstrak 500gr maka airnya 5 liter.

3. Rebus bahan hingga volume air menjadi setengahnya (2,5liter). Jika menghendaki larutan zat warna jadi lebih kental volume sisa perebusan bisa diperkecil misalnya menjadi sepertiganya. Sebagai indikasi bahwa pigmen warna yang ada dalam tumbuhan telah keluar ditunjukkan dengan air setelah perebusan menjadi berwarna. Jika larutan tetap bening berarti tanaman tersebut hampir dipastikan tidak mengandung pigmen warna. 

4. Saring dengan kasa penyaring larutan hasil proses ekstraksi tersebut untuk memisahkan dengan sisa bahan yang diesktrak (residu). Larutan ekstrak hasil penyaringan ini disebut larutan zat warna alam. Setelah dingin larutan siap digunakan.

D. Persiapan Pencelupan Dengan Zat Warna Alam. 

Sebelum dilakukan pencelupan dengan larutan zat warna alam pada kain katun dan sutera perlu dilakukan beberapa proses persiapan sebagai berikut:

1. Proses mordanting

Bahan tekstil yang hendak diwarna harus diproses mordanting terlebih dahulu. Proses mordanting ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya tarik zat warna alam terhadap bahan tekstil serta berguna untuk menghasilkan kerataan dan ketajaman warna yang baik. Proses mordanting dilakukan sebagai berikut:

a. Potong bahan tekstil sebagai sampleuntuk diwarna dengan ukuran 10 X 10 Cm atau sesuai keinginan sebanyak tiga lembar.

b Rendam bahan tekstil yang akan diwarnai dalam larutan 2gr/liter sabun netral (sabun sunlight batangan) atau TRO (Turkey Red Oil). Artinya setiap 1 liter air yang digunakan ditambahkan 2 gram sabun netral atau TRO. Perendaman dilakukan selama 2 jam. Bisa juga direndam selama semalam. Setelah itu bahan dicuci dan dianginkan. 

c. Untuk bahan kain kapas : Buat larutan yang mengandung 8 gram tawas dan 2 gram soda abu (Na2CO3) dalam setiap 1 liter air yang digunakan. Aduk hingga larut. Rebus larutan hingga mendidih kemudian masukkan bahan kapas dan direbus selama 1jam. Setelah itu matikan api dan kain kapas dibiarkan terendam dalam larutan selama semalam. Setelah direndam semalaman dalam larutan tersebut, kain diangkat dan dibilas (jangan diperas) lalu dikeringkan dan disetrika. Kain kapas tersebut siap dicelup 

d. Untuk bahan sutera at: Buat larutan yang mengandung 8 gram tawas dalam setiap 1 liter air yang digunakan, aduk hingga larut. Panaskan larutan hingga 60ºC kemudian masukkan bahan sutera atau wol dan proses selama 1 jam dengan suhu larutan dijaga konstan (40 – 60ºC ). Setelah itu hentikan pemanasan dan kain dibiarkan terendam dalam larutan selama semalam. Setelah direndam semalaman dalam larutan tersebut, kain diangkat dan dibilas (jangan diperas) lalu dikeringkan dan disetrika. Kain sutera yang telah dimordanting tersebut siap dicelup dengan larutan zat warna alam. 

2. Pembuatan larutan fixer (pengunci warna)

Pada proses pencelupan bahan tekstil dengan zat warna alam dibutuhkan proses fiksasi (fixer) yaitu proses penguncian warna setelah bahan dicelup dengan zat warna alam agar warna memiliki ketahanan luntur yang baik. Ada 3 jenis larutan fixer yang biasa digunakan yaitu tunjung (FeSO4), tawas, atau kapur tohor (CaCO3).. Untuk itu sebelum melakukan pencelupan kita perlu menyiapkan larutan fixer terlebih dengan dengan cara : 

a. Larutan fixer tunjung : Larutkan 50 gram tunjung dalam tiap liter air yang digunakan. Biarkan mengendap dan ambil larutan beningnya.

b. Larutan fixer Tawas : Larutkan 50 gram tawas dalam tiap liter air yang digunakan. Biarkan mengendap dan ambil larutan beningnya.

c. Larutan fixer Kapur tohor : Larutkan 50 gram kapur tohor dalam tiap liter air yang digunakan. Biarkan mengendap dan ambil larutan beningnya.

3. Proses Pencelupan Dengan Zat Warna Alam

Setelah bahan dimordanting dan larutan fixer siap maka proses pencelupan bahan tekstil dapat segera dilakukan dengan jalan sebagai berikut:

1. Siapkan larutan zat warna alam hasil proses ekstraksi dalam tempat pencelupan .

2. Masukkan bahan tekstil yang telah dimordanting kedalam larutan zat warna alam dan diproses pencelupan selama 15 – 30 menit.

3. Masukkan bahan kedalam larutan fixer bisa dipilih salah satu antara tunjung , tawas atau kapur tohor. Bahan diproses dalam larutan fixer selama 10 menit. Untuk mengetahui perbedaan warna yang dihasilkan oleh masing – masing larutan fixer maka proses 3 lembar kain pada larutan zat warna alam setelah itu ambil 1 lembar difixer pada larutan tunjung, 1 lembar pada larutan tawas dan satunya lagi pada larutan kapur tohor. 

4. Bilas dan cuci bahan lalu keringkan. Bahan telah selesai diwarnai dengan larutan zat warna alam.

5. Amati warna yang dihasilkan dan perbedaan warna pada bahan tekstil setelah difixer dengan masing-masing larutan fixer. Pada umumnya hampir semua jenis zat warna alam mampu mewarnai bahan dari sutera dengan baik , namun tidak demikian dengan bahan dari kapas katun. (berdasar beberapa eksperimen yang telah dilakukan penulis).

6. Lakukan pengujian-pengujian kualitas yang diperlukan (ketahanan luntur warna dan lainnya

7. Simpulkan potensi tanaman yang diproses (diekstrak) sebagai sumber zat pewarna alam untuk mewarnai bahan tekstil. 

Dengan banyak melakukan eksperimentasi untuk mengeksplorasi kandungan pigmen warna dalam tanaman maka akan sangat memperkaya jenis zat warna alam yang kita miliki. Eksperimen dapat dimulai dari memilih jenis tanaman di lingkungan sekitar anda yang sekiranya belum dimanfaatkan untuk kepentingan lain (untuk obat,tanman hias dan lainnya). Potensi sumber daya alam Indonesia yang melimpah merupakan faktor pendukung yang dapat dimanfaatkan. Produk tekstil dengan zat pewarna alam ini banyak disukai karena keunggulannya selain ramah lingkungan juga warna – warna yang dihasilkan sangat khas dan etnik sehingga memiliki nilai jual yang tinggi . Produk tekstil dengan zat warna alam dapat dijadikan potensi unggulan produk daerah di pasar global. Untuk pengembangan penggunaan zat warna alam perlu dilakukan melalui penelitian –penelitian untuk mendapatkan hasil yang semakin baik.

diterbitkan di majalah WUNY: LPM UNY

Friday, September 5, 2014

i am My OwN EneMY

The deeper i go into myself, the more I realize that I am my own enemy. I have to fight the fear inside, the greed inside, the arrogance, the anger..all are inside me.. The battles are running 24 hours a day... Even when we sleep and have a dream That is why meditate and shalat make it easier to win these battle. (Memaknai Al Fatihah)

Tuesday, May 20, 2014

Got a new one- broken- fixing- makeover- make it new again

Saya baru sadar- bahwa proses ini mesti kita lakuksn terhadap apapun yg terjadi disekitar kita. Saya termasuk lahir di generasi mudah- perang sudah lewat- ekonomi sudah baik. Berpendidikan tinggi- berpenghasilan/ berkarier - berposisi/ uang ada- segalla seolah2 cuman masalah management- planning , organising, actuating, control- what ever doesnt serve you well get rid ! Begitu katanya.. Berbeda dengan ibu saya, dia tidak mau buang, semuanyang rusak dia benahi dan kemudian dipakai lagi , rusak, benahi dan terus begitu. Saya beruntung, saya diberikan rasa melankolis terhadap barang2 yang Pernah sayanpakai, yang pernah menemani saya dari awal merasa bodoh hingga merasa lumayan bisa seperti kamera, camcoder, hp , yang pernah bikin saya merasa cantik seperti perhiasan, kain Batik, baju; yang memberi rasa dan mempunyai cerita seperti buku, foto, benda2 sejarah dari ibu dan nenek saya Bila mereka rusak saya akan bingung hendak diapakan, karna rasanya kasihan ynyuk membuang- kata kawan saya itu rasa melankolis yang aneh, tp itulah saya. Jangan salah sangka saya penyimoan dan oenimbun sampah, hanya benda2 bercerita lah yang berharga. Belakangan inilah saya mulsi tergugah untuk me/rrinvented/ atau melakukan sesuatu hingga bukan hanya menyimpan benda2 lama yang punya kenangsn itu tapi memperbaiki dan memodifikasi supaya mengikuti keadaan sekarang spt furniture dan baju2 lama/ warna dirubah detil diperbaiki dan hasilnya jadi serasa dia baru tapi kenangan lama masih melekat disitu, ah senangnya! Perbaiki! Modifikasi bila perlu! Jangan dengan midahnya membuang tanpa terima Kasih dan tanpa memperhitungkan betapa berharganya kenangan dan bergunanya dia dulu; pikirkan! Dia pernah membentuk diri kita, manambah nilai diri, menambah percaya diri dan banyak lagi Saya senang berpikir bahwa proses ini amat sama dengan hampir semua hal yang kita temui dalam hidup. dan rasa puas dan terpenuhi selalu muncul deras saat kita memelihara, bila bermasalah akan disekesaikanmasalah itu, dan menjadi baik lagi dan terus begitu . Perkawinan pun spt itu rasanya, seharusnya bukan hanya saling mencintai dan tidak mencintai lagi- seharusnya saling Mencintai ... Problem... Tidak saling mencintai lagi... Perbaiki... Untuk saling Mencintai lagi. Perkawanan, dan hubungan dalam bentuk apapun semua begitu- gila gilau dia saat dia gress cantik menawan dan membara, pelihara dia agar tudak mudah rusak, jangan tinggalkan begitu saja bila dia rusak, perbaiki atau modifikasi - sesuatu yang pernah berharga itu akan selalu berharga. Kecuali... Dia berubah jadi merusak diri kita Itu tanggung jawab dalam hidup, bagi saya.

Sunday, May 11, 2014

Sakit itu mati – sakit itu juga hidup… yang sehidup-hidupnya!



Semenjak dulu saya sakit-sakitan,
Semenjak keci, remaja, kuliah, kerja – dan terakhir dokter bilang saya Lupus.
Jangan salah sangka dengan berpikir Lupus yang saya punya dengan penderitaan dan ketabahan yang habis-habisan, saya berani bilang ini biasa-biasa saja – dan bukan dengan perasaan takabur itu di bilang biasa – tapi memang yang saya alami biasa aja. Prosesnya adalah sakit- lemah- lesu-tidak bertenaga – mau tidur terus – badan sakit semua , kadang napas terasa sakit , kadang bagian badan juga sakit digerakkan– seperti bila demam tinggi – hanya saja proses itu lebih sering dialami  terlebih kalau kecapaian, dan lupa minum obat dan sebab lain yang gak diketahui.

Bahaya dari penyakit ini adalah infeksi, dan serangan imun ke organ badan lain seperti ginjal, lever, paru-paru, dan yang pasti persendian dan rematik akan dialami di tahun2 mendatang.

Semua sudah dibayangkan, dan sudah di persiapkan – walaupun belum tentu pas terjadi saya tetap akan tabah karna sudah dibayangkan, saya sadar itu!

Tapi dengan sadar saya  membangun rasa dan cara berpikir yang akan menemani  saya untuk melewati apa yang diperkirakan akan terjadi nanti.

Dalam hitungan probabilitas saya berpikir probabilitas saya hidup akan lebih kecil disbanding  orang-orang yang sehat.
Ini lagi-lagi bukan takabur ataupun berpikir melewati kehendak Tuhan,
stop-lah menasehati saya dengan bilang : “Umur ditangan Tuhan”.., karna saya tau itu !saya imani itu!  dan saya pikirkan itu beratus-ratus kali dan sudah menjadi keyakinan bahwa : “ Tuhan memberi manusia  HIDUP!  karna itu jalani HIDUP!  hingga sang Empunya HIDUP memintanya kembali, dan
KEMATIAN bukan urusan manusia karna belum diberi NYA, jadi uruslah yang HIDUP sebaik mungkin, pertahankansebisa mungkin, jadikan HIDUP itu HIDUP” saya percaya itu cara mainnya.

Pernahkah terpikir, bahwa orang-orang seperti saya adalah orang2 yang dicintai Nya – bayangkan, adalah kenyataan yang ditunjukkan langsung oleh Nya ketika berpuluhan kali saya harus berpikir dan menerima ternyata tubuh saya dan kekuatan  didalamnya jauh diluar mau saya.  Teori yang bilang bahwa “Pikiran kita bisa menentukan dan mengontrol apapun” adalah tidak benar! Karna ada kekuatan yang lebih besar dari Pikiran manusia yang  meng-kontrol itu semua.
Semangat saya akan hilang! Mau saya akan menjadi hal yang nisbi saat tenaga dalam badan ini hilang – itulah kenyataan! Itu membuat saya pasrah, dan sadar betapa pentingnya masa-masa yang tersisa di sini.
Bukan teori lagi untuk berkata:”LAKUKAN HARI INI”  karna hari ini saya di beri “BISA”  melakukan! besok mungkin saya lunglai, itu terjadi! Dan itu bukan teori!

Bayangkan, bahwa DIA betul2 memberi tahu dengan nyata bahwa besok adalah hanya konsep waktu buatan manusia, yang belum tentu ada – dan sungguh itu bukan kuasa kita mengatakan:” BESOK SAJA!”

Dengan sakit yang berkepanjangan, saya betul sadar akan keterbatasan waktu, sadar bahwa besok adalah kemewahan, bilapun besok ada kemewahan itu pun mungkin tidak terlalu mewah, karna kemungkinan gerak saya akan sangat terbatas, ah tapi tidak…..bila besok ada walau dengan keterbatasn gerak, HIDUP akan tetap merupakan  kemewahan yang disyukuri habis-habisan.

Dengan sakit saya merasa HIDUP! 
Saya bersemangat melakukan ini itu yang mungkin besok tidak lagi bisa dilakukan, dengan Sakit berkepanjangan MATI sudah tidak lagi menakutkan, seolah dia hanya ada di sisi horizon lain di sebrang laut sana- ada tapi tidak terlihat karna dimensi dan pandangan kita yang terbatas, nyaris MATI jadi sering berkunjung, kita sudah mengawali perkenalan dengan MATI lebih dulu dari mereka-mereka yang sehat wal afiat, yang berpikir MUDA adalah equivalent dengan banyak waktu, yang berpikir, MATI itu karna suatu sebab, tapi sudahlah!  sungguh MATI bukan urusan manusia – tak usah bicara banyak dan berfilsafat mengenai kematian .

Mungkin saya ada di sebrang mereka yang berkata “ Hidup untuk mempersiapkan MATI”.
Karna saya berpikir mati tidak berpangkat lebih tinggi dari HIDUP.

Bila demikian mengapa hidup diberikan? Mengapa pilihan diberikan di dalam hidup? Mengapa cobaan diberikan dalam hidup? Mengapa kebahagiaan dan kenestapaan juga ada di hidup? Itu semua menunjukkan betapa sulitnya hidup. Pilihan harus dibuat untuk menjadi benar atau salah. Konsekwensi tercipta dari pilihan – HIDUP adalah masalah yang sulit dan rumit! Semua yang tercipta di kehidupan berkembang dan tumbuh, manusia ditempa untuk mengambil sikap, mengasah kearifan keputusan-keputusan yang diambil, agar semua menjadi “BAIK”.

Mati – saya tidak tau apa yang akan terjadi.

Atas nama keimanan- saya terima cerita alam barzah dan hari pembalasan. Ada surga ada neraka. Selamanya? Artinya didunia buruk maka akan masuk neraka selamanya? Didunia  suci maka surga balasanya , selamanya?
MUDAH BUKAN?  Tak ada pilihan pembenahan, tidak juga pembelajaran.
MATI tidak lebih tinggi tingkatannya dari hidup, konsekwensinya begitu sederhana dan MUDAH.
Maaf! Sungguh! MATI bukan urusan kita, sesungguhnya kita tidak tau!
HIDUP adalah lah urusan saya saat ini!  karna itu yang dimiliki dan diberi. 
Jalani HIDUP sebaik mungkin, BAIK dalam artian diri masing-masing, bukan dalam artian yang dimiliki orang, yang digariskan masyarakat. 
Jangan pedulikan DOGMA! 
Bagaimana kalau tidak ada Surga atau Neraka?
Jalani saja sebaik mungkin! demi HIDUP itu sendiri, bukan demi SURGA juga bukan demi NERAKA

Monday, March 10, 2014

Happy Birthday to ME-2014






birthday kiss from Tania - scene yang tidak candid ini diulang ampe 3 kali karna si pemotret 'Indra' gagal terus ;-)

Saya hr ini berkontemplasi .

Dan kenyataannya mmg hanya satu yg dirasakan akan hari2 kemaren yaitu bersyukur atas semua drama yang di plot utk sy oleh Nya. Dan dimasa berikutnya bertekat utk tidak membiarkan keadaan membuat berkeluh kesah . 


Bila hidup dianalogikan dgn dansa di lantai dansa (nyontek analogi orang) maka saya memilih utk terus menari tanpa peduli dengan lagu yang di mainkan oleh "Sang DJ" Yang Maha Agung. tentu aja saya akan bilang: "DJ"..saya seneng klo disediakan lagu2 80's saturday night fever dong..; 

saya punya gaya andalan John Travolta, 
moments in 2013-March2014
tp akan saya coba dansa berayun2 klau memang lagu yg dipasang "slow"; 
saya gak bisa tanggo jadi saya akan injak sana dan sini kalau disuruh tanggo tp berusaha begaya tanggo, 
saya gak suka dangdut, dan merasa konyol kalau disuruh joget- tp ketika kemaren saya harus joget.. saya joget!! dan ternyata Lucu juga walau tetep merasa konyol, 
saya suka klasik dan dentuman BACH tp kalau Chopin yang dipilih saya tetap duduk manis dan berusaha tidak bosan akan komposisi yang terlalu manis utk saya itu, 
saya beneran pusing serasa mau pingsan klo denger heavymetal, tapi ya  sudahlah klo Itu yang dipasang, maaf  saya tutup kuping dan tetep mau joged disco ala '80' . 
Namun saya tetap akan di lantai dansa- dan saya akan lakukan yang bisa saya lakukan, 

found this in Tania's instagram 

saya akan pilih crowdnya, saya pilih kawan2 dansanya, saya pilih sepatu dansa yang tidak licin, saya pilih baju saya dengar warna kesukaan saya ,saya pilih semua yang bisa membantu dan yang mempunyai maksud sama yaitu: berdansa terus apapun musik yang dipilih untuk kita.sampai "sang Dj" mengatakan: selesai! 

birthday letter from Tania
dan lagu "thank u mr dj" dipasang. Itu artinya waktunya kita pulang. Dan biasanya kita pulang dengan lega dan puas - karna tadi kita tetap bersuka cita di atas lantai dansa. percaya bahwa 'DJ' telah berbuat yang terbaik.Gak peduli lagu apa yang disetel...- Happy Birthday Upi, I feel blessed.

Tuesday, December 31, 2013

2013 - 2014 (late posting)



Happy new year to all families, friends, everybody , anybody - who had given colour, share laugh, quarrel, argument. Walk along, run together when we are scared- spent time hearing my omelan- sent jokes - and sit together  to have a nonsense conversation.

In 2013 - home is become the most home to me; bed is my best companion; 
Saya sadar dan sedikit demi sedikit mahfum akan keterbatasan2 yang baru muncul dan belajar untuk 'ridha' ...- bahwa semua ada waktunya- bahwa bila diberi maka apa yang tertunda akan terlaksana- bahwa kalimat 'insyaallah' menjadi begitu nyata- dan kata2 'ridha' amat membuat tenang.

i'm eager to face this new year of 2014. Saya tidak sabar untuk menghadapi 2014- bila diberi 2014 akan dijadikan tahun  'telusurjejak' yang berarti dalam hidup.

Dan seperti biasa setiap tahun kata2: 'TRY ME !' Selalu diucapkan dengan lantang.

Bukan! ....Bukan untuk sombong  diri,  tapi  lebih untuk penyemangat sewaktu menghadapi cobaan Nya. 
Bahwa saya tidak takut dan tidak mau putus asa  bila cobaan Nya diberikan, 
bahwa saya akan berjuang menghadapinya dan ingin menang, 
dan saya tidak akan sesali, saya akan  hadapi sampai akhir, 
namun Saya akan berikan bila diminta Nya kembali.


Sunday, May 27, 2012

Ukuran Cetak Foto

Penting banget untuk saya untuk tahu seberapa foto untuk dicetak - karna ukuran tembok yang tersedia,ukuran frame yang tersedia, bagaimana dampak dominasi foto akan terlihat, kesan apa yang mau dimunculkan , ering tergantung dari besarnya cetakan foto. Jadi saya akan sudah tahu berapa kira-kira besarnya foto akan dicetak kalau datang ke tempat cetak - bukannya sampai disana dan baru bingung ingin mencetak sebesar apa. Kemuadian, ukuran foto akan saya setting di foto shop sesuai dengan setting ukuran yang diinginkan, jadi saya tidak akan membiarkan pencetak yang mengedit foto saya, dengan begitu saya punya kemauan penih akan bagaimana meng-CROP gambar, meletakkan Subyek foto saya, bagian mana yang boleh dihilangkan, dan bagian mana yang harus ada - semua adalah mau saya. KArna itu ukuran tepatnya cetak foto sangat diperlukan. Dibawah ini adalah ukuran Standard untuk cetak ukuran besar foto: Standard untuk cetak ukuran besar : 16R = 16 x 20 inchi = 40,64 x 50,8 cm 20R = 20 x 24 inchi = 50,8 x 60,96 cm 24R = 24 x 31,5 inchi = 60,96 x 80 cm 30R = 30 x 40 inchi = 75 x 100 cm Untuk cetak ukuran besar biasanya ukuran format nR jarang digunakan, karena ukurannya agak menyulitkan dalam proses pembuatan bingkai. Ukuran yang lazim digunakan untuk cetak ukuran besar adalah sbb : 40 cm x 50 cm 40 cm x 60 cm 50 cm x 60 cm 60 cm x 80 cm 60 cm x 90 cm Pihak cetak foto biasanya akan mempunyai standard DPI yang dipakai, dan itu biasanya 300 DPI, kemudian mereka akan bicara mengenai resolus, pixel, dsb. Gak perlu pusing mengenai itu - mereka akan bantu setting ukuran tersebut, namun untuk tahu mengenai itu menyenangkan juga kok. Apasih resolusi dan densitas foto? Besar Resolusi biasa disebut dengan pixel menandakan banyaknya titik yang ada dalam suatu area gambar. Semisal foto dengan resolusi 1600×1200 berarti ada 1600 titik di horizontal dan 1200 titik di vertikal. 1 MegaPixel artinya artinya dalam area tersebut terdapat 1 juta titik dengan kerapatan yang seragam. Densitas foto biasa disebut dengan dpi menandakan tingkat kerapatan dari titik – titik tersebut dalam suatu satuan ukuran inch (dot per inch). Misalnya kita selama ini mendengar ada printer berkemampuan cetak dengan densitas 300dpi artinya printer tersebut memiliki kemampuan untuk mencetak sebanyak 300 titik sepanjang garis 1 inch (2,54cm). Terkait dengan hal – hal diatas, maka kita patut mengetahui juga bahwa mesin cetak foto itu biasanya berkemampuan densitas 300dpi sehingga kita akhirnya sering memakai patokan ini sebagai standard densitas minimum yang diperlukan baik untuk mencetak di laboratorium foto ataupun dengan printer sendiri. Misalnya ukuran 4R dalam hal ini, yaitu : 10,2×15,2cm (10,2cm : 2,54) x 300dpi = 1204 titik atau pixel (15,2cm : 2,54) x 300dpi = 1795 titik atau pixel. Dengan ini berarti kita mengetahui bahwa resolusi minimum yang dibutuhkan untuk mencetak 4R adalah 1795 x 1204 pixel. Untuk ukuran-ukran lain resolusi yang diperlukan adalah sbb : 3R = 8,9 x 12,7cm @300 dpi = 1051×1500 pixel 4R = 10,2 x 15,2cm @300 dpi = 1205×1795 pixel 5R = 12,7 x 17,8cm @300 dpi = 1500×2102 pixel 6R = 15,2 x 21,6cm @300 dpi = 1795×2551 pixel 8R = 20,3 x 25,4cm @300 dpi = 2398×3000 pixel 8R Plus = 20,3 x 30,5cm @300 dpi = 2398×3602 pixel 10R = 25,4 x 30,5cm @300 dpi = 3000×3602 pixel 10R Plus = 25,4 x 38,1cm @300 dpi = 3000 x 4500 pixel

Tuesday, September 6, 2011

DO WE NEED MARRIAGE??

In a marriage- it should be based on a word: LOVE Later... followed with CARE, COMPANIONSHIP, and SACRIFICING. it should be based on a goodwill too. do not give up easily; although it had a limit. and the most difficult one is to notice when the limit is broken and when we need to give it up. when a finger poonted at me, i was drowning and need so much time to bounced back.

Thursday, April 21, 2011

(thanks GOD) - I always start it from 0-ZERO

(Hanya perenungan)

Sering sy sadar bahwa yang saya tau “lebih banyak” dari yang orang lain tau (bukan..! pernyataan ini bukan didasari oleh narcisme atau..ke-takaburan).

Sy gak bicara mengenai ilmu science, atau matematika, atau fisika..., tapi lebih ke pengetahuan2 umum misalnya mengenai kamera yang saya atau dia pegang, informasi perjalanan, kejadian2 dibalik kejadian, kenapa saham turun, kemana arah saham, ekonomi dunia,..kecuali politik..yang gak pernah menarik untuk di denger....
Sering saya sadar bahwa ‘orang lain’ lebih pintar sering enggak lebih tau...

Lalu saya pikirin – tentang gejala itu....

Gimana bisa saya lebih banyak tau mengenai banyak hal di dunia ini dari pada dia...
Jawaban sementara saya adalah karna saya selalu memulai dari NOL – I always start it from 0- ZERO

sudah kenyataannya bahwa saya gak pernah cerdas - jadinya mau gak mau saya selalu mulai semuanya dari O-nol) karna amat sukar mengolah informasi/data dengan cepat untuk menghasilkan pendapat - sebagai konsekwensinya,saya hanya siap menerima semua informasi itu tanpa pendapat dari otak saya -setelah itu baru deh pelan-pelan saya olah informasi itu dan terus menerus- kalau gak ngerti cari lagi informasi untuk tambah - pelan-pelan berargumen sendiri dengan dirisendiri (karna selalu gak siap berargumen dengan orang lain) - dan kemuadian tiba-tiba saya punya informasi yang lebih dari kebanyakan orang-AJAIB !!

Hanya inget waktu sy kuliah atau sekolah, sy selalu bingung kalo ditanya “ada pertanyaan?”; karna boro-boroo ada pertanyaan, gw merasa infomasi yang diterima adalah baru dan perlu diolah dulu untuk bisa jadi “ada pertanyaan”
Karna itu “I’m not a good argument-er” karna saya gak bisa berargumen,saya perlu berpikir dulu kebenaran ‘statement’ sebelum berargumen, dan saat itu setiap statement selalu baru dan ‘acceptabble’ untuk saya; gimana bisa berargumen? I can not- because I’m at 0-zero !!

Beda ama temen2 lainnya, mereka bisa berargumen panjang lebar mengenai pro-dan kontra, mana yang sesuai dan mana yang engga sesuai dengan pikiran mereka, yang pro gak terima kontra dan vice versa, pokoknya harus ada yang menang dan yang kalah,...saya diantara forum,terkagum-kagum denger argumen-argumen pro dan kontra yang di otak saya selalu ‘acceptable dan valid’;
untuk saya, gak ada pro dan gak ada kontra;semua saya terima dan nantinya akan saya pikirin.

Saya sering ngerasa ‘bego’ diantara anggota forum, karna gak punya pendapat; gimana bisa punya pendapat kalau saat itu saya sedang diproses membangun informasi? Gimana punyapendapat kalo argumen2 itu kebanyakan valid? Because I’m at 0-zero.

Sekarang,saya baru bisa melihat ‘kekuatan’ itu semua,
saya amat mudah menerima informasi tanpa mengadilinya apakah informasi itu benar atau tidak,setelah itu baru saya meng-explore informasi itu dalam-dalam; setelah itu berusaha menggunakan informasi tersebut bukan mengadilinya benar atau tidak; sering kesimpulannya adalah informasi tersebut dapat digunakan dalam keaadaan tertentu, tidak dapat digunakan dalam keadaan tertentu, membantu di keadaan terrtentu, tidak begitu membantu dikeadaan tertentu,
Tapi kebanyakan ...semua informasi benar !!!

hanya ‘weight’ penggunanya dikeadaan tertentu berbeda-beda...;
bagi saya dari semua itu , justru “penggunaan” informasi di keadaan2 tertentu itulah yang paling berguna di hidup ini, dan yang paling sulit di laksanain.
Itu kesimpulan saya...sebagai...orang yang berkecenderungan “START EVERYTHING FROM ZERO” and now I realise that I should say THANK TO GOD for that....as always !!

Tuesday, April 5, 2011

MY BIRTHDAY RESOLUTIONS - 2011

Saya pengen ngebiasain membuat resolusi di setiap ulang tahun.
Beberapa orang buat resolusi di Tahun Baru, saya? agak gak punya pikiran bahwa tahun baru adalah waktu berpikir dan termenung-menung, sedangkan disaat ulang tahun saya seneng bermenung2 ria.
Tahun ini penuh dengan pikiran bahwa umur gak akan terlalu lama, itu pikiran wajar untuk orang2 yang penyakitan.
Gak papa, gak usah didramatisir, biasa aja lagi!, semua orang mati, bedanya orang2 berpikir kemungkinan mati untuk dirinya adalah entar2, kalo gw berpikir mati itu bentar lagi, hanya karna masalah possibility dan probability! dan berpikir umur bukan urusan gw, tapi urusan Tuhan, urusan gw hanya memilih mau diapain sisa hidup yang di miliki.

Walaupun, saya tetep berdoa kalau bisa diberi umur cukup untuk nemenin anak2 sampai mereka agak dewasa, pengen nemenin mereka dalam berpikir mengenai keputusan2 yang harus dibikin, pengen kasih mereka nilai2 yang upi yakini, pengen ikut beremosi dengan mereka saat mereka beremosi, pengen menyeimbangkan saat mereka belum bisa ngatur keseimbangan dirinya. Walaupun saya juga percaya tangan Tuhan akan membantu itu dengan atau tanpa Upi. Jadi sebenernya mereka akan baik2 aja walau tanpa Upi.

Gw bikin beberapa resolusi yang mau dijalanin dalam setahun ini:
1, sudah waktunya berkarya lagi! bukan belajar! kenapa? krn tahun2 kemaren sy begitu banyak belajar sampai lupa berkarya, I were busy collecting bullet for my gun but never shoot them.
2. Gw gak mau membuat rencana dan mimpi baru sebelum rencana dan mimpi lama dikerjakan dan terpenuhi, misalnya: pengen bikin foto book koleksi hasil jepretan upi, mozaik didepan garasi gak selesai2 harus diselesaiin, buku resep kebanyakan dan harus dipraktekin, hobi sementara foto-mozaik- berkebon- masak- dan keramik itu sudah cukup banyak jadi gak usah ditambah lagi tapi dijalanin aja, lalu pengen bikin taman baca anak- itu harus dijalanin langkah pertamanya.
3. Setiap minggu harus menciptakan sesuatu yang baru - apa aja. coba masakan / resep baru kek, bikin patung baru kek, bikin mozaik baru kek, jahit baju baru kek, dan semua hal2 baru yang berasal dari tangan gw harus muncul
4. setiap minggu harus mencnari dan menemukan apa yang mesti diperbaiki dan diperbaiki! itu juga apa aja , mau hubungan dgn temen ato musuh(hi..hi gw punya banyak musuh ), perbaiki kaki kursi yang timplang kek, perbaiki keadaan diri sendiri ato bantu orang lain dgn keadaannya kek, dan banyak lagi,
5. Lakukan semua point 3 n 4 selangkah demi selangkah, soalnya gw tau sifat bosenan yg parah di diri yang belom ada obatnya.
6. blogging - INI adalah salah satu cara meninggalkan jejak untuk anak cucu dan berbicara dan mengajar nilai2 ke mereka.
7. Minimal Dalam seminggu (klo bisa tiap hari) harus melakukan kegiatan yang menyeimbangkan hidup gw, dimensi kehidupan ala Stephen Covey itu adalah: spiritual ( shalat, doa, puasa etc), emosional (hobi, nonton, semua yang membuat hati senang), fisikal ( olahraga, makan sehat, tidur), dan mental

Itu? adalah resolusi ulang tahun saya di tahun 2011.
Kayanya kebanyakan, tapi itu penting semua untuk dijalanin, karna itu semua kelemahan gw.

happy birthday to me! today I,
i got beautiful flower bouqet from kids and apih, i always like my flower bouqet on my every birthday
i buy galaxy tap for my birthday present from me,
i hear ' its my life song' from bon jovi
i cook for 30 orphans
i receive call from old friend Donny, 25 years of friendship really makes my day
i receive birthday notes from monik, and makes me think and smile.
i love my life, i love my self, i love him as my God, thank u for everything

Tuesday, March 15, 2011

all they know are ( probably) wrong

Duluuuu kalau sy bertanya ke orang dan orang tersebut kesel karna sy nanya terus atau gak setuju, pasti sy langsung kederr, dan  berpikir " i was stupid and he is smarter than me".

Sekarang udah gak begitu,
karna selama ini sy sering liat bahwa ternyata "THEY ARE NOT ALWAYS SMARTER",
jadi sekarang rada gak peduli, dan dengan gak terlalu mikirin bahwa yang ditanya kesel, sy bebas bilang, " sy gak ngerti" dan terus tanya.
Dan biasanya. sering kali yang ditanya akhirnya ikut gak ngerti (kan?! die jg gak ngerti kok? sok2an kesel)
dulu sy keder kalo dibilang : " udah dibilangin. kok ngeyel"
sekarang..sy juga gak peduli untuk berpikir lain dan nggak setuju dengan yang udah dibilangin.
karna yang "dibilangin" itu cenderung men DOGMA, dan DOGMA cenderung mematikan! mematikan kreativitas berpikir, mematikan keindahan berbeda pendapat. dan mematikan keunikan imajinasi kita.
Saya gak suka lagi "DIBILANGIN", tapi saya suka "PENDAPAT".
Karna "Dibilangin" mengkondisikan orang yang "ngebilangin" pasti benar.(dan itu menyebalkan! X-(
sedangkan pendapat, saya rasa jauh lebih fleksibel, karna pendapat bisa benar, atau tidak benar, bisa valid dan bisa tidak valid, bisa diterima atau tidak.

Betapa penting membebaskan pikiran dari dogma.
membebaskan pikiran untuk fokus ke inti masalah. dan berpikir apa yang benar

Tulisan Albrecht fossling penulis biografi einstein mengatakan mengenai einstein
" beruntunglah Einstein tidak banyak ambil pusing soal berdiskusi dengan ilmuwan terkemuka melainkan lebih memilih bercengkrama dengan pikirannya didunianya sendiri"
- Einstein termasuk salah satu contoh yg bebas mampu membebaskan imajinasinya terbang tanpa dogma2 pendahulunya - namun ia fokus ke substansi dan bukan egonya.
- dia berhasil mengalahkan egonya untuk menjadi yang 'benar' namun lebih mencari apa yang benar...
dan omong-omong Apa teori einstein E = mc2 (?), pasti bener?

rasanya gak usah kuatir untuk Coba...dan tantang...,
what if e = mv/2?
(maap.. Teori ini ngaco.. Dan cuman dimaksud utk menekankan perbedaan)
Tantang aja....

Kita harus bisa melepaskan diri sendiri dari dogma2 dan budaya "harus ada yg benar danharus ada yang salah", dogma tersebut bikin kita terdiam! gak berani bereksperimen, terpaku.

Kalo mereka beda pikiran dgn dia atau kita.... Siapa tau...si mereka yg benar...
Kalau dia bilang " you are wrong" mungkin ... Memang dia bisa jadi benar....tapi juga bisa jadi memang salah.
Do not care who is wrong and who is right
do care on What is right !!

Gak usah ngabisin energi untuk membuktikan siapa yang salah.... Tp curahkan energi untuk mengungkap apa yang benar?
Go talk to youself so!!
keep on ngeyel!
keep on questioning things.

Published with Blogger-droid v1.6.7

Friday, February 25, 2011

"Knowing yourself is the beginning of all wisdom."  — aristotle-

She is a woman with 2 children. And she is greatfull for having them, she try to do her best but still feel she has done something not right, she is concerned to leave herchild soon and dont leave much good live value to them, to make them independent, to make them survive, to make them being a nice person.
that is not totally right in rais
She is independent woman which tends to be a loner.From the beginning, even when she is a child she always have a dream by herself, she never include anyone into her dream. She dont know why, its as if its just happened that way. She likes for being alone. Although she know that family make her complete and bright her soul, but difficult to deny she need herself away from them ....sometimes!
She talks to her selves as if she was two seperate persons, she argue, she jokes, she have discussed philosophy things with herselves in hermind. Sometime she murmured uncontrolable to answer her questions and laught to her joles, it makes other people confused....she just...actually twins in onebody- she never feel lonely or alone because she has her twins inside her, but believe me she dont have double personification .
She like to move, she enjoy new things. She is easyly get stunt in an imagination- anyone succesfully lead her mind to her imagination will be ealily treated as a genius to her and entitled great praise ; she sometimesbelieves that she isbthe reincarnation of the great artist that is punished, because she has a very wild. Enthusiasm on art, philosophy inside her, not commonly agree on common things, understand signals better tha. Word, but....she dont have any skill todo most of her enthusiasm...thats why she thinks that she was punished..
She read her books, drown i to them, and carried away.....again...
She is a lefthanded - who is fight in herchilhood to stand and say i'm a left handed...so what!!! When her theacher and her friend say no to lefthanded kids.
She is stubborn....yes...i,m sorry but she is stubborn; she is not easily trust people, she likes verifying things, she hates being dogmated , she doesnt like the word sin because she thing "pahala" is greater and bring greater impact;
To much idea, to much things to do, to much , but too lazy...., it makes he confused.

Thursday, February 3, 2011

CANDI RATU BOKO - RATU BOKO TEMPLE


Candi ini terletak kurang lebih 2 km sebelah selatan dari Candi Prambanan, berada di dua desa dawung dan sambirejo.
Pemandangan terindah dari candi ini adalah pada saat matahari terbenam.
Begitu memasuki kompleks candi ini, setelah melalui ruang informasi, kita dihadapkan dgn pemandangan terbuka yang memperlihatkan Candi Prambanan dibawah sana, menurut legenda memang candi Prambanan dengan Ratu Boko itu berhubungan.

LAY OUT ARSITEKTUR
Dari jauh...kita akan bisa melihat bahwa Candi ini terdiri dari undak-undakan; ada 3 tingkat dan diawali oleh Gerbang besar.Di teras ketiga (teras paling besar) lah terpusat sisa-sisa peninggalan.
Bila masuk dari pintu gerbang istana, anda akan langsung menuju ke bagian tengah. Dua buah gapura tinggi akan menyambut anda. Gapura pertama memiliki 3 pintu sementara gapura kedua memiliki 5 pintu. Bila anda cermat, pada gapura pertama akan ditemukan tulisan 'Panabwara'. Kata itu, berdasarkan prasasti Wanua Tengah III, dituliskan oleh Rakai Panabwara, (keturunan Rakai Panangkaran) yang mengambil alih istana. Tujuan penulisan namanya adalah untuk melegitimasi kekuasaan, memberi 'kekuatan' sehingga lebih agung dan memberi tanda bahwa bangunan itu adalah bangunan utama.
Secara teritori kompleks candi ini terbagi menjadi empat, yaitu tengah, barat, tenggara, dan timur.
Bagian tengah terdiri dari bangunan gapura utama, lapangan, Candi Pembakaran, kolam, batu berumpak, dan Paseban.
Bagian tenggara meliputi Pendopo, Balai-Balai, 3 candi, kolam, dan kompleks Keputren.
Bagian timur ada kompleks gua, Stupa Budha, dan kolam
Bagian barat hanya terdiri atas perbukitan.
Selain tempat-tempat tersebut, masih banyak reruntuhan yang bisa kita temukan di Ratu Boko, misalnya saja reruntuhan Gua Laki-Laki (Male Cave) berukuran panjang 3,5 m, lebar 3 m, dan tinggi 1,5 m, serta sebuah gua yang berukuran lebih kecil lagi, Gua Perempuan (Female Cave).
Di candi ini gak ditemukan arca-arca seperti yang kita temukan dicandi-candi lain seperti Borobudur, Prambanan dan Plaosan - tapi lanscapenya menarik untuk di foto.
Konon Para ahli masih sulit mengidentifikasikan apakah RATU BOKO ini merupakan taman kerajaan, istana, benteng, atau candi? karena fungsi-fungsi ruangannya tidak specific.

ADA LEGENDANYA:

Ternyata Ratu Boko itu bukan seorang "wanita" walaupun ada kata-kata "RATU"
dia adalah ayah dari Putri Loro Jonggrang.
Dan Loro Jonggrang jadi legenda terkenal karna siasatnya menolak lamaran pemuda sakti BANDUNG BANDAWASA yang sudah bunuh Ratu Boko (jelas aja lagi..bahwa Loro Jonggrang ogah!!....gila apa?).. Tapi Loro Jonggrang gak menolak (habis begimana? nolak sama dengan mati ??) ..dia mengajukan syarat bahwa lamaran akan diterima bila si Badung berhasil membangun 1000 candi dalam satu malam
Sayangnya si Badung ini sakti sekali, dia dibantu oleh semua makhluk2 halus...berhasil membangun 999 candi hingga menjelang subuh...., Loro Jonggrang yang nampaknya punya sifat-sifat positif "MAKE MORE POSSIBLE" ini.....engga putus asa, dia minta bantuan gadis2 kampung untuk bakar jerami, menumbuk padi, dan beraktivitas seolah2 subuh sudah datang. Dan berhasil.....sinar api dari jerami seolah-olah menjadi sinar matahari yang baru terbit, ayam2 tertipu, mereka kira pagi telah datang......., berkokoklah......KUKURUYUUUUUKKK !!
Badung kagetnya setengah mati - dia gagal !! dia menghentikan pembuatan candinya....hingga betul2 terbitlah matahari - TIME'S UP !! tidak tercapailah candi 1000 karna di taktik Loro Jonggrang.
Tapi Badung kemudian sadar bahwa bunyi kokok ayam yang tadi itu bukan menandakan subuh yang sebenarnya - ngerasa di tipu.. (padahal dia engga di tipu...dia hanya terlalu cepat mengambil kesimpulan bukan? dia harusnya lebih pinter dari ayam).., marahlah dia...(dia harus marah..karna dia harus mempertahankan perannya sebagai orang GAHAR...; walau sebenernya dia hanya malu)...dan dia sihir si Loro Jonggrang menjadi Arca (ini hanya untuk show power..untuk nunjukin bahwa dia sakti...sebenernya...Badung itu malu !!).
Nah Arca dari Loro Jonggrang ini bisa ditemukan di